Fail-safe iot switch (Concept)

Mengontrol peralatan rumah(contoh gampangnya lampu) melalui mikrokontroler(arduino,esp etc) memang menarik , tapi pernahkah terpikir apa yang akan terjadi ketika perangkat pengontrolnya tidak berfungsi karena ada kegagalan disalahsatu komponennya ? Sudah tentu kita peralatannya tidak bisa kita kontrol lagi selama pengontrolnya belum diperbaiki. Adakah solusi dari situasi ini ? Tentu ada, yaitu dengan membuat mekanisme dimana kontrol manual tetap bisa berfungsi sekalipun kontrol lewat Wifi tidak berfungsi. Mekanisme ini saya namai fail-safe smart-switch.

Idenya sederhana yaitu dengan mengganti relay yang berfungsi sebagai saklar jenis SPST(Single Pole Single Throw – SPST) dengan dua saklar jenis SPDT (Single Pole Double Throw).

Seperti terlihat di atas, saklar SPST diganti dengan 2 buah saklar SPDT. 1 saklar SPDT berupa saklar hotel, satunya lagi berupa relay yang dikontrol oleh mikrokontroler.

Dengan begitu, apabila saklar B tidak berfungsi (misalnya posisi tuasnya dibawah terus), kita masih bisa menggerakan saklar hotel untuk menghidup matikan lampu, begitu juga sebaliknya.

Namun ada satu kelemahan dari mekanisme ini, yaitu mikrokontroler tidak bisa tau kondisi lampu apakah ON atau OFF, berbeda dengan kalau kita hanya menggunakan 1 saklar SPST.

Untuk mengatasinya perlu ada rangkaian tambahan untuk mendeteksi tegangan listrik AC yang dikonversi ke sinyal digital untuk diinput ke mikrokontroler supaya mikrokontroler mengetahui apakah lampu sendang nyala apa tidak. Kalau lampu nyala berarti rangkaiannya tertutup sehingga detektor mendeteksi tegangan AC, kalau tidak rangkaiannya terbuka,detektor tidak mendeteksi adanya tegangan, jadi diagram finalnya adalah seperti berikut.

di artikel berikutnya akan saya uraikan bagaimana cara mengimplementasikan konsep di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *