Cara menuju ke Cikarang dengan kendaraan umum(bus) dari Blok M

Walaupun bagi saya atau orang orang yang bolak balik Jakarta-Cikarang setiap hari, informasi ini hampir dibilang worthless, namun saya yakin pasti ada orang di dunia ini(at least di pulau Jawa) yang bisa memetik manfaat dari tulisan ini.

Hingga saat ini, ada tiga bus yang melayani rute Cikarang-Blok M.

1. Bus Patas AC121

Bus ini merupakan bus yang paling merakyat di antara ketiga jenis bus yang dibahas disini. Pemberhentian terakhir bus ini adalah di terminal Cikarang.

Berikut plus-minusnya naik bus ini.

+ Murah (tarif resmi Rp.13,000 , tapi kenyataannya diminta Rp. 15,000)

– Kondisi bus sudah tua(yang warna putih biru), busa bangku bau, kalau hujan air masuk bus. Untuk yang warna hijau, baru-baru bisnya.

-AC tidak bisa dikontrol suhunya, jadi mau subuh,mau hujan AC tetap jalan maksimal sehingga bisa langsung flu ketika keluar dari bus.

– Ramah terhadap pengamen dan pedagang asongan. Walau saya simpati terhadap perjuangan hidup saudara saudara kita yang menjadi pengamen atau pedagang asongan, kadang kita merasa tidak nyaman ketika harus membayar untuk mendengar nyanyian yang bukan selera kita sepanjang jalan tanpa henti.

– Bus terakhir dari Blok M sekitar jam 18:30.

– Berhenti di Jatibening untuk tambah penumpang.

2. Bus Patas AC121A

Bus ini favourit saya, karena selain harganya murah, kondisi busnya masih baru dan desainnya modern. Bus ini berhenti di Jababeka sebagai pemberhentian terakhirnya.

Plus-minus:

+ Murah (tarif resmi Rp.15,000)

+ Kondisi bus masih baru dan desainnya modern.

+ Tidak ada pengamen yang masuk, sehingga bisa tidur nyenyak.

– Lebih sedikit jumlahnya dibanding bus-bus yang lain,

– Tempat duduknya didesain untuk orang-orang cebol (kalau anda berukuran normal, and akan merasakan penderitaan karena jarak antar bangku sangat sempit.

– Bus terakhir dari Blok M sekitar jam 7 malam.

– Berhenti di Jatibening untuk tambah penumpang.

3. AO transport/JR Connection

Ini merupakan bus yang termewah yang menuju Cikarang. Pemberhentian terakhirnya adalah di depan Citiwalk Cikarang.

Plus-minus:

+ Kondisi bus prima, bangku 2-2,reclining seats, jarak antar bangku cukup lebar, AC bisa diatur arah dan kekuatannya.

+ Tarif paling mahal tapi tidak begitu jauh dengan pesaingnya (Rp. 20,000)

+ Ada sampai jam 11 malam.

+ Tidak singgah di Jatibening untuk menambah penumpang, jadi cepet nyampenya.

+ Bisa diprediksi kedatangannya dengan aplikasi CarTrack.

– Kalau hari senin pagi dan weekend penuh, kadang harus duduk di lantai.

Selain bus-bus diatas ada juga mini-elf, namun karena sepertinya punya usaha pribadi, jadi untung-untungan saja dapatnya.

Selamat menikmati perjalanan ke Cikarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *